INKINDO (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia) adalah Asosiasi Badan Usaha Jasa Konsultansi Nasional, berdiri sejak 20 Juni 1979, dan pada bulan Agustus tahun 2019 memiliki anggota sebanyak 6.000 perusahaan yang tersebar di 34 Provinsi seluruh Indonesia. Sumatera Utara salah satu provinsi yang memiliki pengurus INKINDO dengan jumlah anggota 222 perusahaan yang tersebar dari seluruh Kabupaten dan Kota di Sumatera utara.
Jasa konsultansi adalah layanan jasa profesional yang memiliki keahlian tertentu di berbagai bidang keilmuan yang mengutamakan daya olah pikir dalam wadah badan usaha yang memiliki kode etik.
Visi : Revitalisasi INKINDO dalam rangka meningkatkan kualitas program-program pembangunan Indonesia.
Misi : Meningkatkan & mengkonsolidasikan, reorientasi objektif profesionalitas, kesatuan dan persatuan anggota INKINDO yang berintegritas.
Berikut diuraikan sejarah singkat INKINDO Sumatera Utara.
|
1975 |
Berdiri beberapa perusahaan konsultan dengan semangat pengembangan pembangunan pada masa itu menjadi Asosiasi Konsultan Teknik di wilayah Sumatera Utara. Ada 12 perusahaan jasa konsultansi yang bermufakat untuk membentuk asosiasi tersebut. |
|
1976 |
Pembentukan Wadah Organisasi Jasa Konsultan di Kota Medan (Sumatera Utara) yang diberi nama PERKONTEK (Persatuan Konsultan Teknik) Sumatera Utara. |
|
1977 |
Perubahan organisasi PERKONTEK tersebut menjadi Himpunan Konsultan Arsitek/Teknik Sumatera Utara (HIKATSU) |
|
1982 |
Integrasi HIKATSU kedalam INKINDO, INKINDO pusat berdiri sejak 20 Juni 1979 memiliki anggota 107 dari 6 Provinsi di Indonesia (Fusi Ikatan Konsutan Indonesia dan Persatuan Konsultan Teknik Pembangunan Indonesia) |
|
1983 |
Terbentuknya INKINDO Sumatera Utara INKINDO Sumatera Utara didirikan pada tanggal 4 April 1983 di Medan berdasarkan Keputusan Rapat Anggota HIKATSU tanggal 9 Agustus 1982. |
|
1983–1987 |
Penyelarasan periode kepengurusan DPP INKINDO SUMUT dengan jumlah anggota 36 Perusahaan Ketua : Ir. H. Amril Lufti, Ars (1986-1987 |
|
1987–1990 |
DPP INKINDO SUMUT sudah mengikuti AD/ART INKINDO yang baku secara Nasional. Anggota berjumlah 63 perusahaan Ketua : Ir. H. Amril Lufti, Ars Sekretaris : Ir. Anwar Harahap Bendahara : Ir. M. Aslam |
|
1990–1993 |
Penggolongan kualifikasi anggota dengan kuafikasi Besar-Menengah-Kecil dengan jumlah anggota sebanyak 100 perusahaan. Berperan serta dalam proyek penghijauan sepanjang jalan negara di Provinsi Sumatera Utara (1991) dan tuan rumah RAKORNAS / RAKORWIL INKINDO Tahun 1993. Ketua : Drs. Nelson D Malau. Sekretaris : Ir. Tonggo P. Siahaan Bendahara : Ir. R. Sugiarto |
|
1993-1997 |
Kemampuan perusahaan anggota semakin baik dari segi informasi dan pengalaman dengan jumlah anggota sebanyak 117 perusahaan. pembentukan Yayasan Pengembangan INKINDO dan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) adalah beberapa kegiatan pada kepengurusan ini . Ketua : Ir. Anwar Harahap Sekretaris : Ir. Kasirudin Gulo Bendahara : Ir. Arbyn S. Siregar |
|
1997–2001 |
Pengembangan struktur organisasi yang lebih fokus dan dinamis. Sertifikat TDR berubah menjadi Badan Sertifikasi Nasional Usaha Jasa Konstruksi (BSN-UJK) dengan peningkatan komptensi yang mensyaratkan tenaga ahli yang bersertifikat. Jumlah perusahaan pada periode ini adalah 146 perusahaan. Ketua : Ir. Anwar Harahap Sekretaris : Ir. Baharudin Tampubolon Bendahara : Ir. Sanusi Surbakti, MBA |
|
2002-2006 |
Keberadaan INKINDO semakin mendapat kepercayaan dari pemerintah dengan keterlibatan dalam penerbitan dokumen admisnistrasi pelaksanaan pekerjaan. 153 perusahaan yang terbagi menjadi kualifikasi Besar 9, Menengah 34, dan Kecil 110 perusahaan. Ketua : Ir. Tonggo P. Siahaan Sekretaris : Ir. Sanusi Surbakti, MBA Bendahara : Ir. Goentono |
|
2006-2010 |
Kepengurusan periode ini sangat dinamis dalam menjalankan roda organisasi. Selain itu aktif dalam menjalin hubungan kerja sama, baik dengan mitra di dalam negeri (pemerintah maupun swasta) maupun dengan asosiasi sejenis di luar negeri dalam rangka pertukaran dan peningkatan wawasan / pengetahuan. Jumlah Anggota : 166 perusahaan Ketua : Ir. Sanusi Surbakti, MBA Sekretaris : Ir. Rikardo B. Manurung, MSi Bendahara : Ahmad Windhu Utama, ST |
|
2010-2014 |
Kepengurusan periode ini sangat kreatif dalam menjalankan roda organisasi. Disamping aktif dalam rangka konsolidasi anggota, pada Rapat Kerjad Provinsi (RAKERPROV) tahun 2012 disepakati kenaikan iuran anggota untuk kelancaran dan kesinambungan organisasi. Jumlah Anggota : 226 Perusahaan Ketua : Ir. Murlan Tamba, MM Sekretaris : Ir. Goentono Bendahara : Ahmad Windhu Utama, ST |
|
2014-2018 |
DPP INKINDO Sumatera Utara mengikuti Musywarah Nasional Khusus (MUNASSUS) pada Oktober 2016 di Palu Sulawesi Tengah, yang menetapkan perubahan AD/ART INKINDO. Jumlah Anggota : 266 Perusahaan (Hasil Verifikasi Aktif 206 Perusahaan) Ketua : Ir. Ketua Rikardo B. Manurung, MSi Sekretaris : Ir. Yanuar Mahdi, IAI Bendahara : Ir. Pendy Sebayang, MT |
|
2018-2021 |
Sinergitas anatara pemberi jasa dengan konsultan untuk mengikuti Billing Rate yang dikeluarkan BAPPENAS. Jumlah Anggota : 279 Perusahaan (Hasil Verifikasi Aktif 222 Perusahaan) Ketua : Ir. Pendy Sebayang, MT Sekretaris : Ir. Besri Nazir, MM Bendahara : Ir. Yanuar Mahdi, IAI |
2021 - 2022
Sinergitas anatara pemberi jasa dengan konsultan untuk mengikuti Billing Rate yang dikeluarkan BAPPENAS.
Jumlah Anggota : 243 Perusahaan (Hasil Verifikasi Aktif 177 Perusahaan)
Ketua : Ir. Besri Nazir, MM
Sekretaris : Ir. Ahmad Windhu Utama, ST, MSi, IAI
Bendahara : Ir. Yanuar Mahdi, IAI
2022 - 2026
Sinergitas anatara pemberi jasa dengan konsultan untuk mengikuti Billing Rate yang dikeluarkan BAPPENAS.
Jumlah Anggota : 246 Perusahaan
Ketua : Ir. Yanuar Mahdi, IAI
Sekretaris : Ir. Jabes Binton Situmorang
Bendahara : Liston Sibarani, ST